Nirina Zubir kini tengah menjadi sorotan publik karena menjadi korban mafia tanah yang menelan kerugian 17 miliar rupiah.

Kasus mafia tanah yang melibatkan mantan asisten rumah tangga almarhum ibunda Nirina itu pun kini masih bergulir di kepolisian dengan 5 orang yang telah dinyatakan sebagai tersangka.

Baru-baru ini Nirina pun mengungkapkan alasan tersangka utama, mantan asisten rumah tangga almarhum ibunya, Riri Khasmita sampai berani menggelapkan aset tanahnya.

Lewat akun YouTube TS Media yang diunggah belum lama ini, Nirina Zubir mengatakan kalau sang ART selalu mengaku sebagai anak angkat dari keluarganya.

"Kan dia selalu ngakunya anak angkatnya my mom. Jadi merasa punya hak. Hak sebagai anak yang diangkat," kata Nirina Zubir.

Karena alasan sebagai anak angkat itulah, sang ART sampai berani menggelapkan 6 dokumen tanah dan menjual aset almarhumah ibunda Nirina Zubir yang berada di Bogor, Jawa Barat.

"Ada beberapa, Gunung Putri satu, Bogor satu. Semua sudah dijual," tutur Nirina Zubir.

Kini, Nirina Zubir berharap kasus mafia tanah yang menimpa keluarganya bisa segera diusut sampai tuntas.

"Sekarang ini gue lagi bener-bener berkoar-koar buat bantu pihak kepolisian. Karena diduga setelah jual-jual itu ada aliran dana ke bisnis frozen food, lima cabang (milik Riri Khasmita)," bebernya.

Terkait hal tersebut, Nirina pun ingin semua aset keluarganya kembali dengan utuh meskipun semua dokumen telah dipalsukan.

"Nah ini juga kita lagi bahas, karena memang ada beberapa surat ada catatan administrasi yang cacat. Jadi bisa dilakukan pembatalan tanpa harus nunggu peradilan. Makanya berharapnya dibantunya seperti itu," terang Nirina Zubir. (WS)

Share To:

Wanheart News

Post A Comment:

0 comments so far,add yours